Wujudkan Anak Ceria, SAZ Hadirkan Dukungan Pendidikan, Pangan, dan Harapan bagi 2.000 Anak Rentan

BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA — Di tengah masih tingginya angka anak putus sekolah, keterbatasan akses pendidikan, hingga persoalan gizi yang dihadapi anak-anak dari keluarga rentan, Sinergi Amil Zakat (SAZ) terus memperluas program Wujudkan Anak Ceria, sebuah gerakan kolaboratif untuk menghadirkan dukungan pendidikan, pangan, serta penguatan motivasi bagi 2.000 anak yatim, piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas di Indonesia maupun Palestina.

Program ini hadir sebagai ikhtiar untuk menjawab tantangan yang masih dihadapi banyak anak. Tidak sedikit anak dari keluarga prasejahtera yang harus menunda sekolah, tumbuh dengan keterbatasan akses belajar, kekurangan gizi, hingga minim ruang bermain dan dukungan emosional untuk mengembangkan potensi mereka.

Sebagai bagian dari rangkaian program tersebut, SAZ mengajak 50 anak yatim dan dhuafa dari Kabupaten Bandung mengikuti wisata edukasi profesi di KidZania Jakarta. Melalui pengalaman belajar yang interaktif, anak-anak diajak mengenal berbagai profesi sekaligus membangun keberanian untuk bermimpi dan merencanakan masa depan mereka.

Kepala Program Pemberdayaan ZIS Sinergi Amil Zakat, Haidar, mengatakan bahwa anak-anak dari keluarga rentan sering kali memiliki semangat dan cita-cita yang besar, namun kesempatan untuk mengenal dunia di luar lingkungan tempat mereka tumbuh masih sangat terbatas.

“Kami percaya setiap anak memiliki potensi untuk berkembang. Karena itu, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri, membuka wawasan, dan menguatkan keyakinan bahwa mereka mampu meraih cita-citanya,” ujarnya.

Pengalaman tersebut dirasakan Aqila (9), salah satu peserta asal Majalaya. Setelah mencoba berbagai profesi di KidZania, ia semakin mantap dengan cita-citanya menjadi seorang guru.

“Aku jadi guru, polisi, dan lihat banyak pekerjaan yang belum pernah aku tahu. Sekarang aku makin yakin ingin jadi guru,” tuturnya.

Selain menghadirkan pengalaman belajar, Wujudkan Anak Ceria juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan sesuai kebutuhan penerima manfaat, mulai dari paket pangan, bantuan pendidikan, pelunasan tunggakan sekolah, perlengkapan sekolah, hingga pendampingan sosial bagi anak-anak yatim, dhuafa, penyandang disabilitas, serta anak-anak yang hidup di wilayah konflik.

Sejak penyaluran dimulai pada Juni 2026, program ini telah menjangkau 172 anak melalui berbagai jenis bantuan. SAZ juga telah menyalurkan ratusan paket bantuan food basket bagi anak-anak yatim, piatu, dan difabel di Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.

Penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap hingga target 2.000 anak tercapai. SAZ meyakini bahwa membangun masa depan anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga melalui dukungan yang membuka akses pendidikan, memperbaiki kualitas hidup, dan memperkuat harapan mereka untuk terus bertumbuh.

“Ketika seorang anak mendapatkan kesempatan untuk belajar, makan dengan layak, dan percaya pada mimpinya, saat itulah kita sedang menanam masa depan. Kami percaya, dari kepedulian banyak orang akan lahir generasi yang tumbuh kuat, percaya diri, dan siap membawa perubahan bagi bangsanya,” tutup Haidar. [ ]

Dok foto: SAZ