BERITAUNGGULAN.COM, KABUPATEN BANDUNG — Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Sosialisasi dan Pendampingan Tumbuh Kembang Kesehatan Fisik dan Mental Anak kepada Ibu-ibu Kepala PAUD di Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang merupakan bagian dari Hibah Internal Unisba ini dilaksanakan pada Minggu (28/6/2026) di Aula RM Riung Panyaungan, Kabupaten Bandung.
Program pengabdian ini diketuai oleh Dr. Dicky Santosa, dr., Sp.A., M.M., M.Kes. bersama tim dosen FK Unisba, bekerja sama dengan HIMPAUDI Kecamatan Cangkuang, Penilik PAUD, Pengawas Pendidikan, Pemerintah Kecamatan Cangkuang, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini melalui penguatan kapasitas para kepala PAUD.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil survei tim PkM yang menunjukkan bahwa meskipun 37 satuan PAUD di Kecamatan Cangkuang telah aktif menjalankan proses pembelajaran, pemahaman mengenai tumbuh kembang anak, khususnya kesehatan fisik dan mental, masih perlu diperkuat. Pengetahuan mengenai deteksi dini gangguan perkembangan, masalah emosional dan perilaku anak, serta strategi pendampingan yang tepat dinilai masih terbatas.
Ketua tim PkM, Dr. Dicky Santosa, menyampaikan materi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta deteksi dini terhadap berbagai gangguan perkembangan. Sementara itu, Dr. Lilis Rohaeti, S.Pd.I., M.Pd. memberikan materi mengenai pemantauan tumbuh kembang anak dari perspektif Islam sebagai upaya membangun perkembangan anak secara utuh, baik fisik, mental, maupun spiritual.
Sebanyak 71 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri atas kepala PAUD, guru PAUD, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan pembangunan masyarakat. Hadir pula Penilik Pendidikan Nonformal dan Informal Kecamatan Cangkuang Enang, S.Pd., Pengawas Pendidikan Dasmiati, S.Pd., M.Pd., Kepala Seksi Sosial Budaya Kecamatan Cangkuang Lia Yuliana, S.Sos., M.Si., serta tujuh Bunda Desa dari berbagai desa di Kecamatan Cangkuang. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan yang kuat terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, FK Unisba berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepala PAUD dalam memahami konsep tumbuh kembang anak, mengenali secara dini berbagai permasalahan kesehatan fisik maupun mental, serta menerapkan strategi pendampingan yang tepat di lingkungan sekolah. Selain itu, para kepala PAUD diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi kesehatan bagi orang tua sekaligus menjadi penghubung dengan layanan kesehatan apabila diperlukan.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup konsep pertumbuhan dan perkembangan anak, faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang, tahapan perkembangan sesuai usia, pentingnya deteksi dini, serta peran PAUD dalam mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual anak.
Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai persoalan yang kerap dihadapi di lingkungan PAUD, seperti penanganan anak dengan perilaku tertentu, penggunaan gawai pada anak usia dini, hingga membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua, menjadi topik diskusi yang mendapat perhatian besar dan memperkaya wawasan peserta.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim PkM FK Unisba akan melaksanakan pendampingan dan monitoring kepada PAUD di Kecamatan Cangkuang pada Juli hingga Agustus 2026. Program ini juga akan memperkuat jejaring antara satuan PAUD dengan layanan kesehatan serta menyebarluaskan hasil kegiatan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak lembaga PAUD di wilayah lainnya.
Melalui kegiatan ini, FK Unisba berharap tercipta lingkungan PAUD yang semakin sehat, aman, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penguatan kapasitas para kepala PAUD diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat kontribusi Unisba dalam pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. [ ]
Dok foto: FK Unisba











