BERITAUNGGULAN.COM, KABUPATEN BANDUNG — Bukan sekadar seremoni kelulusan, wisuda kemandirian menjadi penanda perjalanan baru bagi tujuh yatim dan dhuafa yang telah menyelesaikan program pembinaan tahun 2025/2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Pemberdayaan Yatim & Zakat, Jalan Kopo Permai Blok F II, Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2026).
Ketujuh peserta merupakan lulusan Program Kemandirian Yatim & Dhuafa Angkatan 15. Prosesi wisuda dihadiri orang tua dan wali peserta, para pembimbing, pengurus Yayasan Al Fajar Panti Yatim Indonesia, serta Direktur Laznas PYI Yatim & Zakat, Tomi Irawan, S.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, Tomi menyampaikan sambutan dan arahan kepada para peserta wisuda. Ia mendorong para lulusan agar mampu melanjutkan proses pembelajaran dan membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan program.
Acara berlangsung lancar dan penuh makna. Setiap peserta dinyatakan lulus serta menerima sertifikat sebagai tanda telah menyelesaikan rangkaian program kemandirian. Selain itu, mereka juga memperoleh sejumlah cenderamata dan dukungan untuk melanjutkan langkah ke depan.
Bantuan yang diberikan meliputi sarung, mukena, sajadah, Al-Qur’an, makanan, uang saku sebesar Rp500.000, serta uang transportasi Rp300.000 untuk masing-masing peserta. Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan para lulusan setelah menyelesaikan program.
Wisuda ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemberdayaan yatim dan dhuafa agar mereka tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi juga memiliki bekal untuk tumbuh lebih mandiri. Harapannya, para lulusan dapat memanfaatkan pengalaman dan pembinaan yang telah diperoleh untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan sesama. [ ]
Dok foto: Laznas PYI












