BMH Kurban

Lewat Program “Bahagia dengan Berqurban”, BMH Ajak Masyarakat Berperan Aktif

BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA  – Menyambut Idul Adha 1446 H, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH)  menggelar program Bahagia dengan Berkurban dengan target menyalurkan 16.500 hewan kurban kepada satu juta penerima manfaat. Program ini disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Bahagia dengan Berkurban” yang berlangsung di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (22/5) siang.

Dalam konferensi pers tersebut, Direktur Utama BMH, Supendi S.Kom., MM, menyampaikan bahwa program kurban tahun ini akan menjangkau 38 provinsi di Indonesia serta 9 negara, termasuk Palestina, untuk menjangkau kelompok rentan seperti anak yatim, santri, masyarakat binaan dai, dan korban bencana kemanusiaan.

“Kebahagiaan berkurban tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tapi juga para mudohi (pekurban). Berbagi itu membahagiakan, bahkan bisa memicu hormon kebahagiaan dalam tubuh,” ujar Supendi.

Dalam kesempatan itu, BMH juga memaparkan enam program unggulan kurban tahun 2025, yaitu:

  1. Semua Bisa Kurban
  2. Kurban Reguler
  3. Kurban untuk Palestina
  4. Kurban untuk Afrika
  5. Kurban Istimewa
  6. Kurban Korporat

Menurut Direktur Program dan Pemberdayaan BMH, Syamsuddin, SE, program ini dirancang untuk memastikan distribusi kurban merata, bahkan ke wilayah-wilayah yang selama ini minim akses terhadap hewan kurban.

“Kami ingin memastikan manfaat kurban menyentuh masyarakat pelosok, hingga ke kawasan krisis seperti Palestina dan Afrika. Selain itu, momen ini juga menumbuhkan kebersamaan masyarakat lewat aktivitas masak dan makan bersama,” ungkapnya.

BMH juga menjamin proses pelaksanaan kurban dilakukan secara transparan dan akuntabel. Setiap mudohi akan mendapat notifikasi sebelum penyembelihan hewan, serta dokumentasi berupa foto proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban.

Turut hadir dalam konferensi pers, dai nasional Ustaz Erick Yusuf yang memberikan tausiah terkait makna kurban sebagai bentuk pengorbanan dan transformasi diri menuju kebaikan.

Diskusi publik turut menyemarakkan agenda, dengan menghadirkan Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi (Jurnalis Senior & Pengamat Timur Tengah), Romadi dari Bank Syariah Indonesia (BSI), dan dimoderatori oleh Imam Nawawi.

Dalam diskusi, BMH menegaskan komitmennya untuk terus memperluas distribusi bantuan kemanusiaan, termasuk ke wilayah-wilayah rawan konflik seperti Timur Tengah. Dukungan juga datang dari BSI yang menghadirkan kemudahan donasi melalui aplikasi digital BSI Mobile (Beyond Banking).

“BMH merupakan salah satu nasabah prioritas kami. Kami siap mendukung penuh program-program sosial BMH, terutama melalui platform digital yang mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban,” jelas Romadi dari BSI.

Di akhir sesi, Supendi berharap sinergi ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berkurban dan menebar manfaat lebih luas.

“Semangat kami adalah menyampaikan amanah para mudohi dengan sebaik-baiknya dan memastikan manfaatnya terasa hingga ke titik paling membutuhkan,” pungkasnya.