BERITAUNGGULAN.COM, Jakarta – Dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan yang tangguh dan berdaya saing, BSI Maslahat menyelenggarakan Leadership Training bagi Assistant Manager pada 28–29 Januari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh Assistant Manager dari seluruh unit kerja BSI Maslahat. Peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait kepemimpinan adaptif, komunikasi efektif, serta pendekatan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan organisasi saat ini. Andy Iskandar, MM, hadir sebagai fasilitator utama dalam kegiatan tersebut.
Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, menyampaikan bahwa kepemimpinan memiliki peran krusial dalam menentukan arah dan keberhasilan organisasi. Ia menekankan bahwa pelatihan ini merupakan investasi penting, baik bagi individu peserta maupun bagi keberlanjutan BSI Maslahat sebagai lembaga pengelola dana umat.

Salah satu fokus utama pelatihan adalah penerapan Situational Leadership, di mana pemimpin dituntut mampu menyesuaikan gaya kepemimpinan—mulai dari directing, participating, supporting, hingga delegating—sesuai dengan kondisi dan tingkat kesiapan tim yang dipimpin.
Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya menemukan makna dan tujuan (purpose) dalam setiap peran yang dijalani. Dengan motivasi internal yang kuat, diharapkan para Assistant Manager mampu memimpin dengan lebih efektif serta melahirkan pemimpin-pemimpin baru di lingkungan kerja.












