Tim Peneliti Unisba Gelar FGD Akhir Hibah Litapdimas Kemenag 2026, Kaji Peran Literasi dan Religiusitas dalam Kepatuhan Zakat melalui FGD Akhir di Jawa Barat

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Tim peneliti Universitas Islam Bandung (Unisba) penerima Hibah Litapdimas Kementerian Agama Republik Indonesia skema Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi Tahun 2026 menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) akhir penelitian bertajuk “Literasi, Religiusitas dan Kepatuhan: Model Perilaku Muzaki Berbasis Analisis Moderasi di Jawa Barat” pada 15 Oktober 2026 di Bandung.

 

Kegiatan ini bertujuan mendiskusikan hasil penelitian serta memperoleh masukan akademis dan praktis untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan masyarakat dalam menunaikan zakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya telah dilakukan juga FGD Awal di bulan Agustus dalam penyusunan instrumen Penelitian.

 

Tim peneliti terdiri atas Intan Nurrachmi, S.H.I., M.E.Sy., selaku ketua peneliti, Liza Dzulhijjah, S.H., M.H., sebagai anggota dosen, serta Mutiara Refanisa Zaeni sebagai anggota mahasiswa. Kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Intan Nurrachmi yang menekankan pentingnya diskusi akhir untuk mengevaluasi hasil analisis penelitian dan menghubungkan temuan akademis dengan kebutuhan pengembangan pengelolaan zakat di masyarakat.

 

Agenda dilanjutkan dengan paparan materi dari ketua Peneliti terkait hasil analisis data kuesioner dan wawancara. Analisis kualitatif digunakan untuk menggali lebih dalam pengalaman, pemahaman, dan pertimbangan masyarakat dalam menunaikan zakat.

 

Sementara itu, analisis kuantitatif digunakan untuk mengkaji hubungan antara literasi zakat, religiusitas, dan kepatuhan muzaki, termasuk pendekatan analisis moderasi yang menjadi fokus penelitian. FGD ini juga menghadirkan Dr. Setiawan, S.E., M.E.Sy., dari kalangan akademisi, yang memaparkan model dan hasil analisis kuantitatif.

 

Narasumber lainnya adalah Terry Restu, Head of Customer Relationship Management Sinergi Amil Zakat dari Sinergi Foundation, yang memberikan perspektif praktis mengenai hubungan dengan muzaki, kepercayaan masyarakat, komunikasi lembaga, dan strategi meningkatkan kepatuhan dalam menunaikan zakat melalui lembaga amil zakat.

 

Diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan membahas keterkaitan literasi, religiusitas, kepercayaan terhadap lembaga pengelola zakat, serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku muzaki. Pertemuan antara perspektif akademisi dan praktisi diharapkan dapat memperkaya interpretasi hasil penelitian sekaligus menghasilkan rekomendasi yang relevan untuk penguatan edukasi zakat, peningkatan kualitas layanan, dan pengembangan strategi pengelolaan zakat di Jawa Barat.

 

Melalui FGD akhir ini, tim peneliti Unisba berharap hasil penelitian Hibah Litapdimas Kementerian Agama Tahun 2026 dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pengelolaan zakat dan bagi Lembaga Amil Zakat.

 

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai bagian dari rangkaian akhir penelitian, sekaligus memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dan lembaga amil zakat dalam mendorong peningkatan literasi serta kepatuhan muzaki di Jawa Barat. [ ]

Dok foto: Unisba