ICMI Pandeglang 2026-2031 Dilantik, Didin Haryono: Bermitra Total untuk Membangun Pandeglang Baru, Modern dan Berkah

BERITAUNGGULAN.COM, PANDEGLANG – Kepengurusan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Pandeglang Masa Khidmat 2026-2031 resmi dilantik di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Kamis (18/9/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua ICMI Orwil Banten, Didin Haryono, mewakili Ketua ICMI Orwil Banten, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Ir. H. Eden Gunawan, MM., IPU., yang berhalangan hadir karena agenda strategis di tingkat pusat. Ketua terlantik adalah Dr. H. Yuliana Aristian, M.Pd.

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Banten Dr. H. Dimyati Natakusuma, S.H., M.H., Wakil Bupati Pandeglang, Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, jajaran Forkopimda, Pengurus ICMI Orwil Banten, Pengurus ICMI Orda Pandeglang, Ketua MUI, para alim ulama, tokoh masyarakat, serta pimpinan ormas keagamaan dan kemahasiswaan yakni Mathla’ul Anwar, NU, Muhammadiyah, HMI, PMII, IMM, Kumala dan Kumandang.

Dalam sambutan dan arahannya, Didin Haryono menegaskan peran strategis ICMI di Pandeglang.

“ICMI Orda Pandeglang harus dapat berperan aktif, membantu, dan bermitra secara total dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk membangun Pandeglang baru, modern dan berkah,” tegas Didin.

Menurut Didin, pesan tersebut merupakan mandat langsung dari Ketua Orwil Banten Laksamana Eden Gunawan. ICMI harus menjadi mitra kritis, solutif, dan konstruktif bagi pemerintah daerah.

“Pandeglang tidak kekurangan orang pintar, tapi butuh orang pintar yang mau turun tangan. ICMI harus menjadi dapur gagasan untuk mewujudkan Pandeglang yang baru, modern, dan berkah,” ujarnya.

Ia menambahkan tiga kunci gerakan ICMI ke depan: inklusif sebagai rumah besar cendekiawan, solutif dengan program nyata untuk umat, dan menjaga marwah sebagai penyejuk serta jembatan antara umat dan umara.

Sementara itu, Ketua ICMI Orda Pandeglang terlantik Dr. H. Yuliana Aristian, M.Pd., menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dan akan segera melakukan konsolidasi hingga kecamatan untuk menyusun program kerja yang sejalan dengan visi pembangunan daerah. [ ]