MUI Pusat Kunjungi Unisba, Bahas Peluang Kolaborasi dan Penguatan Peran Kampus

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG – Universitas Islam Bandung (Unisba) menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Ruang Rapat Rektor Unisba, Jalan Tamansari Nomor 20, Kota Bandung, Kamis (17/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi antara MUI dan Unisba dalam berbagai bidang.

Kunjungan MUI Pusat dihadiri Ketua Bidang Luar Negeri MUI Pusat Prof. Dr. KH. Sudanoto Abdul Hakim, M.A. dan Wakil Sekjen Bidang Kajian MUI Pusat Dr. KH. Ali M. Abdillah, M.A. Turut hadir Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., Sekretaris Umum MUI Jawa Barat Drs. H. Jamjam Erawan, M.Ap., beserta jajaran lainnya.

Dari Unisba, pertemuan dihadiri Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sumber Daya, Umum dan Keuangan Dr. Helmi Aziz, S.Pd.I., M.Pd.I., Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H., Dekan Fakultas Syariah Dr. N. Eva Fauziah Dra., M.Ag., Dekan Fakultas Dakwah Dr. Asep Ahmad Siddiq, Drs., M.Si., serta Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Prof. Dr. Nan Rahminawati, M.Pd.

Hadir pula dalam pertemuan ini Ketua Lembaga Peningkatan Insan Mujahid, Mujahidah dan Mujaddid Dr. Parihat, Dra., M.Si. dan Kepala Bagian Pengabdian Kepada Masyarat LPPM Unisba Prof. Dr. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum.

Pertemuan diawali dengan sambutan Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sejumlah program kolaborasi telah dilakukan Unisba, termasuk melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam penerapan dan pembangunan ekonomi lokal yang inklusif.

“Sudah terealisasi. Mungkin nanti teman-teman dari fakultas bisa menyampaikan beberapa hal yang bisa dikolaborasikan, atau ada peluang yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan teman-teman dari MUI,” ujar Prof. Harits.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan antara Unisba dan MUI. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua lembaga, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia.

“Mudah-mudahan bisa membawa berkah pertemuan pada hari ini, dan terus berlanjut untuk bersinergi, berkolaborasi, untuk menghasilkan para kader pemimpin yang faqih fiddin,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Luar Negeri MUI Pusat Prof. Dr. KH. Sudanoto Abdul Hakim, M.A. menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Unisba. Ia menilai silaturahmi antara MUI dan Unisba penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kerja sama yang produktif.

“Tentu saja, ini silaturahim yang sungguh sangat penting. Tidak saja karena bakti saya dan orang-orang di MUI, tapi kedua, Unisba itu kampus yang sangat bersejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan Islam,” ungkapnya.

Prof. Sudanoto juga menyebut perguruan tinggi sebagai salah satu mitra MUI dalam mengembangkan berbagai program. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan kerja sama yang memberikan manfaat bagi Unisba, MUI, maupun masyarakat.

“Menurut saya banyak ruang di mana MUI dan kampus termasuk Unisba bisa menyepakati kerja sama-kerja sama produktif yang akan memberikan manfaat bagi kampus itu sendiri, juga bagi MUI dan juga bagi masyarakat,” katanya.

Memasuki sesi diskusi, pembahasan dipimpin Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kerja Sama Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H. Diskusi membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan melalui fakultas dan lembaga di lingkungan Unisba bersama MUI.

Dalam kesimpulan diskusi, Prof. Ratna menyampaikan bahwa tindak lanjut kerja sama dapat diarahkan pada program yang bersifat langsung maupun pengembangan jangka panjang.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba diharapkan dapat menjadi penghubung untuk menghimpun potensi kolaborasi dari berbagai fakultas, termasuk menentukan desa atau lokus yang dapat menjadi sasaran program.

“Insya Allah kita harus lanjutkan, dan tadi mungkin LPPM sebagai leading journey bisa membantu untuk menghimpun dari fakultas-fakultas untuk menentukan desa atau lokusnya di mana, supaya seperti Pak Ketum sampaikan, kita langsung action,” jelasnya.

Selain kerja sama di tingkat Jawa Barat, pembahasan juga diarahkan pada peluang pengembangan kolaborasi dalam lingkup nasional hingga internasional. Prof. Ratna menyampaikan bahwa MUI memiliki jejaring yang dapat menjadi jalur untuk memperluas kerja sama tersebut.

“Yang kedua ini mungkin lebih long term, agak long term mungkin ya, dan juga mungkin ini untuk eskalasi dari kerja sama kita. Tadi sempat disampaikan supaya tidak di Jawa Barat saja, tetapi juga nasional dan juga internasional,” ujarnya.

Pembahasan turut menyinggung peluang pengembangan pelatihan diplomasi dan program yang berkaitan dengan penguatan pemahaman serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan global melalui pendekatan kultural.

Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran MUI Pusat, MUI Jawa Barat, dan pimpinan Unisba sebagai dokumentasi sekaligus penanda komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan penjajakan kerja sama kedua lembaga. [ ]

Dok foto: HUMAS