Sinergi Lintas Generasi: Saat Teknologi dan Kepedulian Lingkungan Bertemu di Mangrove Angke

Sinergi Lintas Generasi: Saat Teknologi dan Kepedulian Lingkungan Bertemu di Mangrove Angke

BERITAUNGGULAN.COM, JAKARTA – Kamis (07/05/2026)– Memperingati Hari Bumi 2026, PT Sharp Electronics Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan. Bertempat di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus langkah konkret Sharp dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Berkolaborasi dengan Yayasan Burung Indonesia, Sharp melibatkan siswa sekolah SMPIT dan SMK Pluit Raya, komunitas Sharp Greenerator, serta mitra strategis lainnya.

Rangkaian kegiatan tahun ini difokuskan pada tiga aktivitas utama, yaitu penanaman mangrove, bird watching, dan plogging. Tujuan penanaman pohon mangrove ini adalah untuk memperkuat ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, perlindungan dari abrasi, serta sebagai habitat alami bagi berbagai spesies. Di saat yang sama, kegiatan bird watching memberikan pengalaman edukatif yang mendalam dengan meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, sekaligus memperkenalkan peran strategis ekosistem mangrove sebagai habitat berbagai spesies dan penopang keseimbangan lingkungan. Sementara itu, aksi plogging menjadi wujud kepedulian kolektif dalam mengurangi pencemaran, dengan seluruh sampah yang terkumpul akan didata sebagai bagian dari pengukuran dampak kegiatan.

Andrew Gultom, General Manager Marketing PT Sharp Electronics Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar inisiatif jangka pendek, melainkan bagian integral dari perjalanan bisnis Sharp.

“Di Sharp, kami melihat keberlanjutan sebagai tanggung jawab jangka panjang. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menghadirkan program, tetapi juga mendorong aksi nyata dan kolaborasi lintas generasi untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan.”

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Sharp Greenerator, sebuah inisiatif lingkungan yang telah dijalankan secara konsisten sejak 2015. Selama hamper satu dekade, program ini telah menggerakkan ribuan generasi muda untuk terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan, mulai dari edukasi hingga kegiatan lapangan.

Komitmen Sharp terhadap lingkungan tercermin dari berbagai inisiatif berkelanjutan yang telah dilakukan sebelumnya. Sharp Indonesia tercatat telah melakukan penanaman ribuan mangrove di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 3.300 pohon di wilayah pesisir Banten, sebagai bagian dari rehabilitasi ekosistem karbon biru. Dalam Upaya pengurangan sampah, kegiatan bersih lingkungan yang dilakukan di wilayah kepulauan juga berhasil mengumpulkan puluhan kilogram sampah dalam satu kegiatan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah.

Tidak hanya itu, melalui inovasi berbasis teknologi seperti Reverse Vending Machine (RVM), Sharp turut mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mendaur ulang sampah plastik, dengan total pengumpulan yang telah mencapai lebih dari 2ton plastic hingga saat ini. Rangkaian inisiatif ini mencerminkan pendekatan Sharp yang konsisten: menggabungkan edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata dalam satu ekosistem keberlanjutan yang terintegrasi.

Melalui momentum Hari Bumi ini, Sharp Indonesia menegaskan bahwa perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Aksi sederhana seperti menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan, dan memahami ekosistem dapat menjadi fondasi bagi dampak jangka panjang jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

Ke depan, Sharp berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagaimpihak, khususnya generasi muda, sebagai bagian penting dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Tentang PT SHARP Electronics Indonesia (SEID)

Sharp telah memulai perjalanan panjangnya di Indonesia sejak tahun 1970. Bermula dari PT Yasonta, yang didirikan pada tahun 1970 sebagai perusahaan nasional, pada tahun 1994 Sharp Corporation menjadikan PT Yasonta perusahaan patungan PMA dengan mengakuisisi PT Yasonta dan mengubah namanya menjadi PT Sharp Yasonta Indonesia (SYI). Pada tanggal 1 April 2005, PT Sharp Yasonta Antarnusa (kantor cabang SYI) bergaung menjadi satu dengan PT Sharp Yasonta Indonesia dan sejak Mei 2005 PT Sharp Yasonta Indonesia berubah nama menjadi PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) seperti yang dikenal sampai saat ini.

Saat ini, SEID memiliki 23 Kantor Cabang, 8 Sub Cabang, 24 Kantor Servis, 47 Sharp Direct Service Station (SDSS), 517 Sharp Authorized Service Station (SASS), dan 48 Sharp Service Representative (SSR), yang tersebar di seluruh Indonesia, 1unit Sharp Mobile Service Station (SMSS). Pada 2012 PT SEID memperoleh penghargaan dari rekor bisnis Indonesia sebagai Jaringan Service Center terbanyak.