BERITAUNGGULAN.COM, KABUPATEN BANDUNG — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus mematangkan pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui kegiatan konsolidasi bersama mitra yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan PKM bertajuk “Sosialisasi dan Pendampingan Kesehatan Reproduksi bagi Anak MTs Barokah Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.”
Kegiatan konsolidasi dipimpin oleh Ketua PKM, dr. Rika Nilapsari, Sp.PK., M.Pd.Ked., serta dihadiri oleh Ketua MTs Barokah, Taufiq Maulana Iskandar, S.Pd., bersama para guru. Pertemuan difokuskan pada penyamaan persepsi mengenai tujuan program, penguatan koordinasi antara tim pelaksana dan pihak sekolah, serta penyusunan langkah-langkah teknis sebelum kegiatan utama dilaksanakan.
Dalam konsolidasi tersebut, berbagai aspek persiapan dibahas secara menyeluruh, mulai dari penentuan jadwal pelaksanaan, pembagian tugas tim, kesiapan sarana dan prasarana, mekanisme sosialisasi, hingga strategi koordinasi dengan pihak sekolah. MTs Barokah juga menyampaikan gambaran kondisi sekolah, karakteristik peserta didik, serta dukungan yang akan diberikan agar program berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Ketua PKM, dr. Rika Nilapsari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Kedokteran Unisba dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan remaja.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi, mengenali faktor risiko, serta memahami langkah-langkah pencegahan penyakit organ reproduksi. Edukasi ini tidak hanya ditujukan kepada siswi, tetapi juga kepada siswa, sehingga mereka memiliki pengetahuan yang benar sebagai bekal menjaga kesehatan sejak usia remaja,” ujar dr. Rika.
Ia menambahkan, koordinasi yang baik dengan pihak sekolah menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi peserta.
Berdasarkan hasil konsolidasi, disepakati bahwa pelaksanaan PKM akan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026. Kegiatan akan diawali dengan seminar yang menghadirkan materi mengenai kesehatan organ reproduksi dari perspektif ilmu kedokteran dan tinjauan Islam. Penyampaian materi pada tahap pertama direncanakan akan dilakukan oleh anggota tim PKM, Mira Dyani Dewi, dr., Sp.OG.
Tahap berikutnya berupa pemeriksaan dan konsultasi kesehatan reproduksi bagi para siswi yang dilaksanakan oleh tim PKM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi peserta yang mengalami keluhan atau memiliki pertanyaan terkait kesehatan reproduksi untuk memperoleh edukasi dan solusi yang tepat.
Sebagai tindak lanjut, tim PKM juga akan menyelenggarakan focus group discussion (FGD) secara hybrid bersama para guru MTs Barokah. Diskusi ini bertujuan membahas berbagai temuan selama pelaksanaan pemeriksaan sekaligus merumuskan langkah pendampingan yang dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui sinergi antara Fakultas Kedokteran Unisba dan MTs Barokah, program PKM ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja, memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa, guru, dan masyarakat. [ ]
Dok foto: Unisba












