UNISBA-UNISSA Brunei Darussalam Kunjungi Program Unggulan Sinergi Foundation

BERITAUNGGULAN.COM, BANDUNG  – Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (UNISBA) bersama Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam,  mengangkat tema pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) yang dikembangkan Sinergi Foundationsebagai rujukan praktik terbaik.

Program yang mengusung tema “ZISWAF-Based Economic Empowerment: Implementing Brunei Darussalam Best Practices through Sinergi Foundation” tersebut dilaksanakan pada 3 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Intan Nurrachmi, S.H.I., M.E.Sy. bersama tim dosen dan mahasiswa UNISBA, yakni Dr. Panji Adam Agus Putra, S.Sy., M.H., Asti Fitriyanti, dan Mutiara Refanisa Zaeni. Dari UNISSA hadir Dr. Hajah Nur Annisa binti Haji Sarbini, Dr. Hajah Mas Nooraini binti Haji Mohiddin, dan Dr. Cecep Soleh Kurniawan.

Kolaborasi ini menggandeng Sinergi Foundation sebagai mitra strategis yang selama ini dikenal berhasil mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis ZISWAF. Turut hadir CEO Sinergi Foundation Ima Rachmalia, Gerariadi Agusta, CEO PT WakafPro99 Corporation Bisnis, Waeli Mohdan selaku Head of ZIS Directorate Zakat, serta Ikhwan Rizanulloh selaku Public Relation.

Ketua tim PKM, Intan Nurrachmi, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun ruang kolaborasi antara akademisi dan praktisi untuk mengembangkan model pemberdayaan ekonomi berbasis filantropi Islam yang dapat diadaptasi di berbagai negara. “Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan UNISSA dan Sinergi Foundation menjadi langkah penting untuk menghubungkan hasil riset dengan praktik terbaik di lapangan,” ujarnya.

Selain diskusi mengenai tata kelola zakat dan wakaf produktif, peserta melakukan kunjungan ke sejumlah program unggulan Sinergi Foundation, seperti Wakaf Glamping, Kebun Anggrek, AMTC, Opieun Bandung, (KRJ) di Teras Lembang, serta Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC). Kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai pengelolaan dana ZISWAF yang tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan ekonomi, meningkatkan akses layanan kesehatan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara LPPM UNISBA, UNISSA Brunei Darussalam, dan Sinergi Foundation. Kesepakatan tersebut menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta pengembangan model ekonomi syariah berbasis ZISWAF.

Melalui kolaborasi ini, UNISBA dan UNISSA berharap praktik-praktik baik yang telah diterapkan Sinergi Foundation dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan filantropi Islam di tingkat regional. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga filantropi diharapkan mampu melahirkan inovasi yang memperkuat pemberdayaan ekonomi umat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi syariah di kawasan ASEAN. [ ]

Dok foto: Unisba